PENGEMBANGAN PELAYANAN GEREJA DAN KINERJA PELAYAN GEREJA GKI PAJAJARAN MAGELANG melalui KANTOR dan KERUMAHTANGGAAN

April 16, 2009 at 2:55 am 2 comments

I. PENGANTAR

Harus disadari bahwa lancarnya pelayanan, komunikasi dan kegiatan gereja sangat ditunjang oleh kinerja kantor, kerumahtanggan dan para pelayanannya. Di saat seseorang, baik anggota, simpatisan maupun masyarakat, membutuhkan pelayanan, informasi dan bantuan dapat diperoleh dari kantor gereja. Karena segala bentuk pelayanan, informasi dan bantuan datangnya pertama-tama dari kantor gereja, karena kantorlah yang pertama-tama dapat dijumpai dan pusat informasi awal kehidupan bergereja. Oleh sebab itu, kantor harus ditunjang oleh pelayan yang memahami bidang kerjanya, suasana kerja yang disiplin, dan suasana kantor yang tidak membuat orang enggan untuk datang baik untuk bertanya, mendapat informasi dan bantuan pelayanan.

Perlu disadari bahwa dunia berkembang dengan cepat dan mau tidak mau orang pun terdorong oleh kecepatan itu. Sehingga orang pun membutuhkan pelayanan yang cepat dan akurat sesuai dengan yang dibutuhkan dan diinginkan. Gereja ada dan hidup karena Tuhan, tetapi perlu disadari bahwa Tuhan pun mengutus dan mempercayakan kepada umatNya untuk memakai, memelihara dan mengembangkan gereja. Karena itu dari sekian banyak anggota dipilih beberapa orang untuk diberi kepercayaan memelihara dan mengembangkan gereja. Tetapi karena tuntutan hidup sekarang membuat orang harus berpacu dengan kesempatan dan waktu, membuat orang sulit (bukan berarti tidak bisa) berpikir dan bertindak diluar pekerjaannya. Situasi seperti ini pun berimbas dan harus dihadapi oleh beberapa orang yang dipilih dan dipercaya tersebut. Karena situasi seperti inilah maka gereja pun perlu berpikir untuk mempekerjakan orang-orang secara profesional menurut bidang pelayanan yang dibutuhkan.

II. PENGEMBANGAN

Sebuah kantor dan kerumahtanggaan gereja yang diharapkan dapat menunjang pelayanan dan dirasakan manfaatnya baik oleh anggota, simpatisan dan masyarakat perlu ditunjang oleh pelayan yang memahami dan menguasai bidang kerjanya serta ditunjang oleh etos kerja yang disiplin. Untuk itu, bukan zamannya lagi, seseorang dituntut untuk bisa menguasai dan mengerjakan pekerjaan borongan. Perlu ada pengkhususan kerja tiap pelayan yang disesuaikan dengan bidang pelayanan yang ada dan akan dikembangkang.

GKI Pajajaran Magelang merupakan gereja yang telah berusia tua (2 September 2009 berusia 75 tahun) dan anggota tercatat + 2.000 orang dengan kebutuhan pelayanan yang komplek dan kegiatan yang sangat banyak. Kantor dan kerumahtanggaan pun semakin dituntun untuk dapat memberikan bantuan dan informasi yang cepat dan akurat.

Pelayan Yang Dibutuhkan dan Garis besar Tugasnya:

1. Fungsi dan Tugas SEKUM MJ GKI Pajajaran Magelang

Pada prinsipnya fungsi dan tugas sekretaris umum Majelis Jemaat GKI Pajajaran Magelang adalah fungsi dan tugas Pejabat Gerejawi yang mengacu dari Tata Gereja Gereja Kristen Indonesia: (Tata Dasar)

Pasal 9.2. Penatua dan Pendeta berfungsi memimpin gereja.

3. Fungsi kepemimpinan penatua dan pendeta diwujudkan dalam kerangka pembangunan gereja.

Pasal 10.2.a. Majelis Jemaat bertugas memimpin Jemaat agar Jemaat melaksanakan pembangunan gereja pada lingkup Jemaat untuk mencapai tujuan GKI di lingkup Jemaat.

Untuk mencapai fungsi dan tugas tersebut, maka tugas sekum dibuat sebagai berikut:

a. Melaksanakan koordinasi, konsolidasi dan pengendalian kegiatan jemaat.

b. Melaksanakan koordinasi dan konsolidasi kegiatan pelayan (baca: karyawan)

c. Melakukan pengaturan penyelenggaraan rapat-rapat Majelis Jemaat (PMJ, BPMJ dan Bidang) dan bertanggung jawab atas pelaksanaan serta menghadirinya.

d. Mempersiapkan bahan-bahan Persidangan Majelis Jemaat.

e. Membuat kalender pelayanan Majelis Jemaat dan mengingatkan pelaksanaannya secara berkala.

f. Mengelola administrasi jemaat meliputi pengelolaan dokumen jemaat dan pengarsipannya.

g. Mendokumentasikan kegiatan jemaat.

h. Mengumpulkan laporan pelaksanaan dan evaluasi program kerja jemaat dari tiap bidang.

i. Bersama bidang 1, mempersiapkan penjadwalan kebaktian minggu (Pengkhotbah, Pejabat Gerejawi, Penyambut Pengunjung Kebaktian, PNK).

j. Mempersiapkan dan bertanggung jawab atas sampainya tanda terima kasih kepada Para Pelayan (Pengkhotbah) yang diminta dan diketahui bendahara 2.

k. Mewakili Majelis Jemaat menghadiri undangan yang telah diputuskan dalam PMJ (kecuali hal yang mendesak cukup persetujuan Ketua Umum).

l. Memberikan usulan untuk perbaikan tugas sekum dan pembagian tugas pelayan (baca: karyawan) gereja.

m. Melaporkan tugas dan kegiatannya pada setiap rapat rutin BPMJ.

n. Sebagai Ex Efficio di tiap bidang.

o. Tunduk pada keputusan PMJ.

2. KEPALA KANTOR (administrasi, perencanaan dan kasir)

a. Menerima surat dan mendistribusikan kepada yang berwenang.

b. Mengingatkan pengkhotbah dan menginformasikan tema serta lagu untuk kebaktian Minggu maupun khusus.

c. Mengatur pendampingan pengkhotbah dari luar.

d. Menerima dan meneruskan kepada KKD, serta mengatur permohonan pelayanan kebaktian duka.

e. Menerima permohonan peneguhan dan pemberkatan nikah serta meneruskan pada Sekum.

f. Menerima dan mengatur permohonan donor darah.

g. Mengatur pemakaian telp/fax, listrik, air dan fasilitas kantor yang lain.

h. Bertanggung jawab atas isi dan penerbitan warta jemaat (baik lisan maupun tertulis) serta dikonsultasikan dengan sekum.

i. Menyetujui konsep surat dan/atau undangan yang dibuat oleh Penata Usaha dan dimintakan tandatangan pada yang bersangkutan.

j. Bersama sekum dan kepala kerumahtanggaan membuat jadwal kerja setiap satu bulan sekali sesuai rencana kerja yang telah disetujui dalam rapat kerja dan dilaporkan ke rapat BPMJ terdekat cq ketua umum.

k. Bersama sekum dan kepala kerumahtanggaan membuat rencana kebutuhan kantor untuk satu bulan kedepan dan dilaporkan kepada Bendahara 2 sebelum tanggal 25.

l. Bertanggung jawab atas pengeluaran kebutuhan kantor cq Bendahara dua.

m. Membantu Bendahara dua mendistribusikan persembahan untuk Badan Pelayanan Jemaat dan orang yang dituju.

n. Membantu mengirimkan sumbangan-sumbangan dan bantuan-bantuan yang telah ditentukan.

o. Bertanggung jawab atas pekerjaan Penata Usaha.

p. Mempertanggungjawabkan pekerjaannya kepada MJ cq Sekum.

q. Tunduk pada keputusan PMJ.

3. KEPALA KERUMAHTANGGAAN (pengaturan ruangan, peme-liharaan gedung dan inventarisasi)

a. Membuat rencana pemanfaatan ruangan baik di GKI Pajajaran Magelang Jl. Pajajaran 27, maupun di Jl. Pajang 32, Magelang.

b. Mengatur dan mempersiapkan pemakaian ruangan di gedung gereja maupun di Jl. Pajang 32, Magelang untuk kegiatan kejemaatan.

c. Bertanggung jawab atas pemeliharaan gedung gereja, dan semua bangunan yang dimiliki oleh GKI Pajajaran Magelang (kecuali bangunan yang berkaitan dengan YPKI).

d. Bertanggung jawab atas terpeliharanya kebersihan dan keindahan lingkungan gereja.

e. Bertanggung jawab untuk mengatur pemakaian inventaris (kendaraan, sound sistem, LCD proyektor, kursi dll.) serta pemeliharaannya.

f. Mencatat dan memperbaharui data inventaris, dan dilaporkan pada MJ Bidang IV, setiap dua bulan pada tanggal 28.

g. Bersama sekum dan kepala kantor membuat jadwal kerja setiap satu bulan sekali sesuai rencana kerja yang telah disetujui dalam rapat kerja dan dilaporkan ke rapat BPMJ terdekat cq ketua umum.

h. Bersama sekum dan kepala kantor membuat rencana kebutuhan kerumahtanggaan untuk satu bulan kedepan dan dilaporkan kepada Bendahara 2 sebelum tanggal 25.

i. Bertanggung jawab atas kinerja pelayan (baca: karyawan) di bawah koordinasinya.

j. Mempertanggungjawabkan pekerjaannya kepada MJ cq Sekum.

k. Tunduk pada keputusan PMJ.

4. PENATA USAHA (data & pengarsipan)

a. Mengkonsep, membuat surat-surat keluar dan undangan atas permintaan Kepala Kantor.

b. Bertanggung jawab atas sampainya surat dan undangan pada alamat yang dituju.

c. Mengarsip surat keluar dan surat masuk.

d. Mengarsip, memperbaharui dan membuat statistik data anggota.

e. Membuat statistik pengunjung kebaktian minggu.

f. Mempersiapkan dan membuat warta jemaat yang akurat dan bertanggung jawab.

g. Mengerjakan order MJ Bidang dan Bapel-bapel atas persetujuan Kepala Kantor.

h. Mempertanggungjawabkan pekerjaannya kepada MJ cq Kepala Kantor.

i. Tunduk pada keputusan PMJ.

Catatan: Membantu kelancaran Tim Multimedia.

5. KOSTER

a. Bertanggung jawab atas kebersihan, keindahan dan kerapian gedung gereja dan sekitarnya.

b. Mempersiapkan ruangan yang akan digunakan untuk segala bentuk pertemuan.

c. Membantu kegiatan yang sedang berlangsung.

d. Bertugas mengantarkan hal-hal yang perlu diantarkan, misal: surat-surat, undangan, jadwal dll.

e. Membantu kelancaran pekerjaan kantor, misal: melipat surat, memberi nama, memberi prangko dll.

f. Mempertanggungjawabkan pekerjaannya kepada kepala kerumahtanggaan.

g. Tunduk pada keputusan PMJ.

6. PETUGAS KEAMANAN

a. Bertanggung jawab atas keamanan di komplek Gereja.

b. Sebagai resepsionis.

c. Membantu kelancaran pekerjaan kantor, misal: melipat surat, memberi nama, memberi prangko dll.

d. Mempertanggungjawabkan pekerjaannya kepada kepala kerumahtanggaan.

e. Tunduk pada keputusan PMJ.

Catatan:

Penomeran pembagian tugas di atas bukan berdasarkan tingkat kepentingan.

III. PENGEMBANGAN KINERJA PELAYAN

Kantor dan pelayanan dapat berjalan dengan baik dan mendatangkan berkat turut ditentukan oleh kinerja pelayan yang takut akan Tuhan, berdedikasi, mengetahui, menyadari, dan berdisiplin atas bidang kerjanya. Melihat pentingnya peran pelayan dalam pelayanan gereja, maka mereka pun perlu berkembang dalam iman dan pengetahuan. Oleh karena itu untuk pengembangan kinerja pelayan diperlukan hal-hal sebagai berikut:

1. Training awal tentang fungsi dan peran pelayan.

2. Pembinaan bersinambung tentang fungsi dan peran pelayan.

3. Evaluasi berkala dalam suasana gembira tentang kinerja pelayan.

4. Seluruh pelayan wajib mengikuti kebaktian minggu dan pembinaan yang diadakan.

5. Gaji yang memadai.

6. Secara berkala ada rekreasi seluruh pelayan bersama keluarga.

7. Staf pelayan harus mengajukan program pengembangan kantor gereja, kerumahtanggaan dan kinerja pelayan gereja.

Pengembangan kinerja pelayan ini masih perlu dikembangkan seiring dengan perkembangan zaman dan tuntutan pelayanan. Sebagai indikasi awal berkembangnya pelayanan yang mendatangkan berkat, salah satunya dapat dilihat dari berkembangnya kinerja pelayan.

IV. BAGAN PELAYANAN JEMAAT

bagan-pelayanan-jemaat1

Bagan ini dibuat untuk menunjukkan di mana posisi kita sebagai gereja di tengah masyarakat dan fungsi serta peran sebagai gereja. Bagan ini dibuat tidak mengikuti struktur organisasi garis vertikal dan atau horisontal, tetapi lingkaran yang meluas. Hal ini mau menunjukkan bahwa tidak ada yang lebih tinggi-berkuasa dibanding yang lain dan perlu disadari bahwa gereja ada di tengah masyarakat, karena dia dipanggil untuk menjadi terang dan garam atau dalam arti menjadi berkat melalui pelayanannya di tengah masyarakat.

Sebagai gereja yang terpanggil untuk melayani dan menjadi berkat, perlu pengaturan kerja yang teratur untuk pelayanan itu sendiri. Karena itu, di bagan ini diatur demikian: MJ berada di lingkaran paling kecil, karena dia dipilih dan dipercaya di antara sekian banyak anggota untuk membina dan memperlengkapi anggota untuk makin mengenal, dekat dengan Tuhan dan tahu kehendakNya. Boleh dikatakan bahwa MJ merupakan as dari roda kehidupan bergereja. Karena tanggung jawabnya pada gereja dan kesibukan kesehariannya di tengah masyarakat dan kehidupan pribadi, maka dia membutuhkan orang-orang yang dapat membantu memperlancar tanggung jawab pelayanannya. Karena itu dipekerjakan secara profesional beberapa orang sesuai bidang kebutuhan pelayanan, dengan tanggung jawab imbal jasa/gaji dari jemaat.

V. STRUKTUR KERJA DAN HUBUNGAN KERJA

struktur-kerja-dan-hubungan-kerja1


VI. PENUTUP

Konsep pengembangan pelayan gereja dan kinerja pelayan gereja GKI Pajajaran Magelang dibuat agar pelayanan gereja semakin baik dan dengan suasana kerja yang penuh syukur. Tentunya konsep ini masih banyak kekurangan yang masih perlu untuk terus disempurnakan. Dan konsep ini akan tetap konsep selama tidak ada tindakan nyata untuk merealisasikannya.

25 Maret 2009

About these ads

Entry filed under: PENGEMBANGAN KANTOR DAN KERUMAHTANGGAAN. Tags: .

BANGGA DAPAT MEMBASUH KAKI ORANG LAIN (renungan Kamis Putih, 9 April 2009)

2 Comments Add your own

  • 1. abraham  |  July 14, 2010 at 6:55 pm

    good

    Reply
  • 2. Edward Manalu  |  December 22, 2010 at 8:03 pm

    Semoga GerejaNya maskin bertumbuh maju kearah yang lebih baik seturut dengan kehendak Tuhan kita Yesus Kristus

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Artikel Terbaru

Komentar terbaru

Edward Manalu on PENGEMBANGAN PELAYANAN GEREJA…
abraham on PENGEMBANGAN PELAYANAN GEREJA…
Eka Setiawan on MATA
tori on MATA

Arsip artikel

Kalender

April 2009
M T W T F S S
« Mar    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: